Panduan Menyusun Bisnis Plan Lengkap

Panduan Menyusun Bisnis

Panduan Menyusun Bisnis – Buat yang pengin terjun ke dunia bisnis, ada baiknya kamu mulai dulu dengan belajar cara membuat bisnis plan. Membuat bisnis plan alias rencana bisnis itu ibarat membaca peta terlebih dulu sebelum berangkat ke tujuan.

Dengan begitu, kamu gak bakal nyasar buat mencapai tempat tujuan. Gak cuma gak bakal nyasar, perjalanan kamu juga lebih efektif karena gak buang-buang waktu.

Demikian pula dengan sebuah bisnis plan. Memiliki bisnis plan, kamu bakal bisa memetakan usaha. Kemudian, kamu juga tahu langkah-langkah apa yang harus ditempuh. Intinya, kamu gak bakal alokasikan bujet secara sembarang.

Persiapan sebelum dan saat membuat bisnis plan

Sebelum dan saat memyusun sebuah bisnis plan, kamu bisa mulai dengan langkah-langkah berikut ini:

Kenali dulu bidang bisnis kamu

Yang pertama harus dilakukan tentu aja mengenal terlebih dahulu bisnis yang akan kamu jalankan. Kamu gak cuma tahu bakal jalankan bisnis apa, tetapi juga bagaimana detail bisnis tersebut.  Beberapa di antaranya adalah mengenali kekuatan dan kelemahan bisnis maupun perusahaan kamu. Kemudian, kamu juga perlu membaca peluang yang ada serta kompetitornya.

Menentukan target pasar

Selanjutnya, kamu juga perlu menentukan dan memahami target pasar yang sesuai dengan bisnis kamu. Gak lupa juga, kamu bisa sesuaikan rencana bisnis dengan target pasar. Dengan begitu, kamu bisa menyusun rencana dan strategi yang tepat di bisnis plan.

Siapkan rencana bisnis

Di tahap ini, kamu bakal diajak buat merealisasikan rencana bisnis kamu yang tertuang dalam bentuk proposal. Memang sih, membuat bisnis plan gak selalu harus dilakukan saat kamu pengin mulai usaha. Ada beberapa usaha yang mungkin gak perlu sebuah rencana bisnis.

Kemudian, bila kamu punya modal sendiri, mungkin kamu juga merasa gak harus membuat rencana bisnis.Tapi, jika kamu membuat rencana bisnis secara matang, hal tersebut bakal membantumu mulai berbisnis dengan lebih terstruktur.

Nah, biar gak makin bingung, kamu bisa contek panduan lengkap berikut saat buat bisnis planning.

Secara ringkas, sebuah bisnis plan biasanya terdiri atas:

  • Ringkasan eksekutif
  • Latar belakang perusahaan
  • Analisis pasar dan pemasaran
  • Analisis produk
  • Analisis manajemen atau SDM
  • Analisis keuangan
  • Rencana pengembangan usaha
  • Risiko bisnis

Panduan lengkap membuat proposal bisnis plan

Berikut panduan lengkap dan cara membuat bisnis plan lengkap step by step-nya buat kamu.

Ringkasan eksekutif

Pada bagian ini, kamu bisa menceritakan tentang bisnis yang bakal dijalankan. Di sini kamu perlu mendeskripsikan bisnis kamu, inovasi, serta kapan bisnis bakal dimulai. Namun, ingat, namanya ringkasan ya gak perlu panjang-panjang. Usahakan buat gak melebihi dua halaman buat penjabaran ini.

Halaman ringkasan eksekutif ini pula yang menjadi daya tarik buat pendana. Jadi, kamu perlu ceritakan semenarik mungkin mengenai bisnis kamu.

Latar belakang perusahaan

Kemudian, kamu bisa menjabarkan dengan beberapa poin mengenai perusahaan kamu.

Kamu bisa jabarkan mulai dari sejarah, pihak yang terlibat, kondisi keuangan, rencana pengembangan usaha, produk, serta penjelasan mengenai usaha kamu.

Berikut poin-poin yang bisa kamu masukkan:

  • Sejarah berdirinya perusahaan
  • Pihak yang terlibat atau bertanggung jawab
  • Kondisi keuangan
  • Rencana pengembangan
  • Produk atau jasa yang ditawarkan
  • Penjelasan tentang usaha yang dijalankan, mencakup:
    • Aspek perizinan usaha
    • Siapa yang turut bekerja sama
    • Jenis usaha
  • Penjelasan tentang produk, mencakup:
    • Produk yang ditawarkan
    • Manfaat produk tersebut
    • Gambaran mengenai kompetitor bisnis
    • Keunggulan yang dimiliki produk
  • Penjelasan mengenai lokasi bisnis, mencakup:
    • Jelaskan jenis lokasi, sewa atau milik sendiri
    • Jelaskan mengenai luas lokasi
    • Jelaskan keunggulan lokasi tersebut

Khusus di bagian rencana pengembangan, pada poin tersebut kamu sebaiknya menceritakan tentang seberapa besar bisnis tersebut bakal berkembang di masa mendatang. Kamu juga perlu menambahkan exit strategy atau strategi keluar dari bisnis plan tersebut.

Analisis pasar dan pemasaran

Pada bagian ketiga, kamu bisa cerita mengenai target konsumen produk yang bakal dijual. Kamu perlu jabarkan analisis kuantitatif dan kualitatif, karakteristik, tingkat kompetisi, strategi promosi, dan harga.Plus, jangan lupa jelaskan pula mengenai produk itu sendiri. Mulai dari kemasan hingga proses produksi.

Berikut poin-poin yang bisa kamu masukkan pada bagian ketiga di proposal bisnis planning.

  • Analisis pemasaran
  • Profil target konsumen
  • Potensi pasar dan prospek pertumbuhan
  • Market-share
  • Analisis kuantitatif dan kualitatif dalam bentuk bagan
  • Karakteristik konsumen
  • Tingkat kompetisi
  • Strategi produk yang bakal ditawarkan, harga dan service, mencakup:
    • Strategi kesan dan image produk
    • Strategi penerapan harga produk
    • Strategi metode penjualan
    • Strategi pemasaran, termasuk iklan.

Analisis produk

Selesai dengan analisis pasar, kamu perlu menjabarkan lebih dalam mengenai produk yang bakal dijual.  Meski sudah disinggung di bagian target pasar, analisis produk yang lebih detail bakal meyakinkan calon pendana.

Berikut poin-poin yang perlu kamu jabarkan:

  • Definisi produk atau penjelasan mengenai produk tersebut
  • Perbandingan, berupa keunggulan dan kekurangan dibandingkan dengan kompetitor
  • Pertimbangan lain yaitu penjelasan tentang bahan baku dan tahap produksi

Analisis manajemen atau SDM

Pada bagian kelima, kamu bisa jabarkan daftar dan struktur manajemen bisnis kamu. Berikut poin-poin penjelasan yang bisa kamu jelaskan:

  • Analisis manajemen atau SDM
  • Struktur manajemen dalam bisnis kamu
  • Detail mengenai jumlah pegawai dan masing-masing keahliannya
  • Sistem penggajian karyawan dan tunjangannya
  • Jelaskan mengenai keunggulan dan kelemahan manajemen tersebut.

Analisis keuangan

Di bagian ini kamu bisa jelaskan mengenai kondisi keuangan perusahaan serta proyeksi dana pada masa mendatang. Kamu perlu menuliskannya secara jujur. Berikut ini poin-poinnya.

  • Analisis keuangan perusahaan.
  • Perkiraan pendapatan perusahaan.
  • Modal yang sekarang dimiliki.
  • Besaran dana yang diperlukan.
  • Detail biaya operasional harian, bulanan hingga tahunan.
  • Dana darurat perusahaan

Melihat poin-poin yang sudah dijabarkan di atas, kamu sekarang udah punya gambaran untuk menyusun proposal bisnis plan deh.

Lindungi keuangan perusahaan dengan asuransi

Satu hal lagi yang dibutuhkan sebagai bagian dari perencanaan bisnis adalah asuransi. Mengasuransikan aset-aset perusahaan akan melindungi keuangan perusahaan dari pengeluaran mendadak yang terlalu besar.

Dengan adanya perlindungan dari asuransi properti untuk usaha, manajemen tidak perlu khawatir dari kerugian akibat kerusakan atau kehilangan aset karena asuransi akan menanggung ganti rugi. Jika kamu memiliki pertanyaan lainnya tentang perencanaan bisnis, kamu bisa langsung menanyakannya kepada para pakar di bidang bisnis melalui Tanya Lifepal!

Semoga penjelasan bisnis plan di atas bisa bantu kamu memulai bisnis dan jadi seorang pebisnis sukses. Selamat mencoba!

Open chat
1
ADMIN AKDWEBS
Halo,
Saya Layanan Posting Tamu
Saya Memiliki 600 Situs
Status : Terindeks Semua
DA bagus : 40-60
Kategori Nice yang Berbeda
Umpan Tetes Diizinkan
Saya dapat mempublikasikan secara instan
secepat mungkin

Layanan saya:
1. Saya akan mengerjakan pesanan Anda maksimal 1X24 jam, jika pada saat itu saya sedang online. Saya akan melakukannya maksimal 1 jam dan prosesnya selesai.
2. Jika ada diantara kalian yang orderannya tidak terselesaikan maksimal 1x24 jam, kalian tidak perlu membayarku, alias gratis.
3. Kalau weekend biasanya saya online, kalau weekend kalau saya tidak online berarti saya kerja hari senin.
4. Untuk pembayaran, maksimal dibayarkan satu hari setelah link live dipublikasikan.
5. Pembayaran melalui rekening paypal
Jika Anda tertarik, silakan balas
Terima kasih
Salam,
AKDSEO